Berbeda Membuat Berwarna

Aku adalah kakak pertama dari tiga bersaudara. Adikku laki-laki dan perempuan. Adik perempuan sangat memiliki kemiripan dari segi watak dan sifat denganku. Begitupun aku dengan ibuku. Berbeda dengan adik laki-laki yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan kita berdua.  
Panggil saja Dani. Sedari kecil, Dani sudah menunjukkan kepribadiannya yang memang sangat berbeda dengan aku dan adik perempuanku. Dani sangat tidak tertarik dengan hal pendidikan. Baginya pendidikan hanya sebuah tempat berkumpul dan bermain bersama teman-temannya. Ia tak pernah peduli dengan tugas, ekstrakurikuler maupun ujian semester. Mungkin ia memiliki tujuan dan prinsip hidup tersendiri. Namun karena Dani memang orang yang tidak suka bercerita, hal ini tentu membuat ibuku sering memandang sebelah mata. Tidak jarang pula ibuku memarahinya karena malas sekolah.
Dani bukanlah virus atau racun bagi kita. Seberapa pun ia berbeda, ia tetap bagian dari keluarga dan hidup kita.Walaupun ia berbeda, aku, ibuku dan keluarga kecilku selalu berusaha mengerti akan kepribadian Dani yang memang ditakdirkan berbeda dengan kita. Kita pun tak luput bersyukur kepada Tuhan atas anugerah-Nya, sehingga keluarga kecil kita lebih berwarna dan indah, tentu dengan adanya perbedaan di antara kita.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar